Potensi Daerah

Peluang Bisnis

E-mail Cetak PDF

Potensi dan peluang investasi di Kota Palangka Raya, cukup menjanjikan diantaranya pertambangan, perkebunan dan pertanian yang tersebar di Kecamatan Rakumpit dan Kecamatan Bukit Batu. Sampai dengan April 2010 ini, terdapat 7 (tujuh) Kuasa Pertambangan (KP) yang terdiri dari 1 (satu) buah KP Batu Bara dan selebihnya Zirkon dengan status eksploitasi sebanyak 6 (enam) buah dan 1 (satu) sisanya masih eksplorasi.

Potensi pertambangan lainnya adalah usaha pertambangan bahan galian C (berupa galian pasir) yang lokasinya tersebar di Kecamatan Bukit Batu, Kecamatan Sabangau, dan Kecamatan Jekan Raya. Dari 24 perijinan kegiatan dan usaha pertambangan bahan galian golongan C yang terdaftar, sampai dengan bulan April 2010 ini, terdapat 14 yang masih berproduksi — 8 (delapan) di Kecamatan Bukit Batu, 2 (dua) di Kecamatan Jekan Raya, 4 (empat) di Kecamatan Sabangau.

Untuk bidang perkebunan terdapat 4 (empat) perusahaan perkebunan besar swasta kelapa sawit dengan luas lokasi secara keseluruhan berjumlah sekitar 55.800 Ha, dimana 2 (dua) perusahaan masih berstatus arahan lokasi, 1 (satu) perusahaan sedang dalam proses pengajuan permohonan arahan lokasi, dan 1 (satu) lagi dalam proses permohonan persetujuan prinsip perkebunan kelapa sawit. Dari Luas Wilayah Kota Palangka Raya 2.687,51 km² luas kawasan yang memungkinkan untuk diusahakan dan dimanfaatkan di Kota Palangka Raya seluruhnya seluas ± 1.867.700 Ha.

Bila dilihat dari besarnya nilai investasi yang ada di Kota Palangka Raya sampai dengan akhir tahun 2009, khususnya nilai investasi dari PMA/PMDN yang mendapat fasilitas dari pemerintah adalah sebagai berikut:

Untuk PMDN Fasilitas, dari rencana investasi sebesar 132,739 milyar rupiah, terealisasi sebesar 29,894 milyar rupiah. Sedangkan untuk PMA Fasilitas, dari rencana investasi sebesar 38.900, 53 ribu dollar + 180.812,57 ribu rupiah, terealisasi sebesar 606 ribu dollar + 165.910 ribu rupiah.

Investasi PMDN Fasilitas sebagian besar adalah pada sektor jasa, seperti jasa telekomunikasi, televisi, pariwisata, pertambangan, perdagangan, hypermart dan restoran, serta konsultan. Sedangkan untuk PMA Fasilitas, pada sektor industri kayu, industri karet, perhotelan, real estate dan jasa lainnya.

Kehutanan dan Perkebunan

E-mail Cetak PDF

Secara umum bahwa sumber daya hutan dan kebun adalah potensi yang sangat strategis untuk wilayah Kota Palangka Raya dan memiliki peranan yang sangat besar bagi perkembangan daerah Kota Palangka Raya, yang diindikasikan dengan peranan Kehutanan dan Perkebunan dalam memberikan kontribusi bagi daerah dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penyerapan tenaga kerja, dan fungsi lain sebagai penunjang kehidupan masyarakat. Luas kawasan yang memungkinkan untuk diusahakan dan dimanfaatkan di Kota Palangka Raya seluruhnya seluas 248.754,72 Ha dengan rincian sebagai berikut:

alt

alt

alt

Terakhir Diupdate Kamis, 03 Januari 2013 11:39

Industri

E-mail Cetak PDF

Perkembangan industri di Kota Palangka Raya saat ini sudah mulai memasuki industri skala besar, hal ini ditandai dengan mulai beroperasinya industri pabrik karet yang berlokasi di jalan Tjilik Riwut Km. 47 pada bulan Oktober 2009 yang lalu. Pabrik karet yang berada di bawah naungan PT. Borneo Makmur Lestari ini, saat ini mampu memproduksi Karet SIR 20/Crumb Rubber kurang lebih 600-800 ton per bulan (Kapasitas produksi rencana 1.500—2.000 ton per bulan). Semua hasil produksinya di ekspor ke negeri China.

Perusahaan yang menempati lahan seluas kurang lebih 20 Ha ini, mendapat suplai bahan baku selain dari wilayah Kalimantan Tengah juga berasal dari wilayah Kalimantan Selatan.

Selain itu, Pemerintah Kota Palangka Raya juga telah berusaha memajukan industri kecil/ kerajinan rakyat dengan menerapkan program-program pengembangan usaha industri kecil. Program-program pengembangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewiraswastaan, proses produksi barang, kualitas, desain produk serta ketrampilan pemasaran. Usaha-usaha yang telah dilakukan oleh Pemerintah yang tidak henti-hentinya ini telah memberikan hasil. Banyak sudah corak jenis-jenis hasil produksi industri kecil dari Palangka Raya yang asli maupun motif baru yang telah dapat dikenal di dunia.

Beberapa aneka produk kerajinan yang ada di Kota Palangka Raya:

  • Produk kerajinan anyaman rotan, purun dan kulit kayu Nyamu
  • Produk permata dan batu kecubung.

 

Aneka Produk Kerajinan Anyaman Rotan, Purun dan Kulit Kayu Nyamu

 

Jumlah perusahaan Industri Kecil di Kota Palangka Raya tahun 2007 sebanyak 639 perusahaan sedangkan pada tahun 2008 bertambah menjadi 671 perusahaan. Demikian pula untuk tenaga kerjanya, pada tahun 2007 terserap 2.852 orang kemudian naik menjadi 2.994 orang pada tahun 2008.

 

JUMLAH PERUSAHAAN INDUSTRI KECIL MENURUT CABANG INDUSTRI

Tahun Industri Hasil Pertanian dan Kehutanan Industri Aneka (IA) Industri Logam Mesin Dan Kimia Jumlah
2008 531 44 58 633
2007 506 40 93 639
2006 486 38 72 596
2005 316 26 58 400
2004 25 23 9 57

Sumber: Kota Palangka Raya Dalam Angka 2008

 

BESAR NILAI PRODUKSI INDUSTRI (000 Rupiah) TAHUN 2008

No Sub Kelompok Produksi Jumlah
Formal  Non Formal
1. Industri Hasil Pertanian dan Kehutanan (IHPK) 21.742.350 10.739.531 32.481.881
2. Industri Aneka (IA) 10.295.460 205.188 10.500.648
3. Industri Logam Mesin Dan Kimia (ILMK) 12.810.541 5.507.534 18.318.075

Sumber: Kota Palangka Raya Dalam Angka 2008

Terakhir Diupdate Rabu, 18 Agustus 2010 09:40

Pariwisata

E-mail Cetak PDF

Museum Balanga

Museum ini terletak di Jalan Tjilik Riwut Km 2,5 dengan luas kurang lebih 5 (lima) Ha. Museum ini berada di dalam kota Palangka Raya dan mudah untuk dikunjungi karena dibuka setiap hari dari jam 08.00 – 12.00 WIB, dan ada petugas pemandu.

Museum Belanga ini berkiprah sebagai lembaga pelestarian, pendokumentasian, serta penyajian berbagai koleksi peninggalan budaya suku Dayak dan segala yang berkaitan dengan sejarah kehidupan suku dayak, seperti ethnografika, barang-barang warisan leluhur dayak yang banyak memiliki kekuatan megic. Di museum ini tersimpan juga berbagai alat tradisonal yang biasa dipakai oleh suku Dayak pada jaman dahulu seperti ―Mihing― (sebuah penangkap ikan tradisional), baju sakarut atau baju Karungkong Sulau, atau juga baju Basurat yang biasa dipakai pada upacara ritual, senjata-senjata suku Dayak seperti Mandau, Sumpitan, Duhung, dan sebagainya.

alt

 

 

Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling

altObyek wisata ini berjarak sekitar ± 34 Km dari Pusat Kota Palangka Raya, dengan waktu tempuh kira- kira 45 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan melewati jalan aspal dan untuk mencapai ke puncak bukit dengan melewati jalan setapak.

Lokasi obyek wisata ini secara geografis terletak di Kelurahan Banturung dan Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu. Luas keseluruhan kawasan wisata ini adalah 2.594 Ha, dengan rincian sebagai berikut: Cagar Alam seluas 2.061 Ha dan Taman Wisata Alam seluas 533 Ha.

alt

 

 

Batu Banama

Obyek wisata Batu Banama ini selain menawarkan panorama alam yang indah juga bisa dikategorikan sebagai wisata yang mengandung relegius, karena pada lokasi areal wisata ini terdapat Pura Agung Sali Paseban/Satya Dharma. Disamping itu legenda mengenai terjadinya batu banama itu sendiri yang dilihat dari samping mirip seperti sebuah bahtera yang terdampar.

 

 

 

Taman Wisata Fantasi Beach

altObyek wisata ini berjarak sekitar ± 21 Km dari Pusat Kota Palangka Raya, dengan waktu tempuh kira-kira 20 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Lokasi obyek wisata yang dikelola oleh pihak swasta ini, menawarkan berbagai hiburan/permainan seperti, memancing, flying fox, sepeda air, Outbond, dan pada event tertentu juga terkadang menghadirkan panggung hiburan berupa pertunjukan musik.

Kedepannya, pengelola tempat wisata ini berencana akan menambahkan beberapa fasilitas hiburan/permainan lainnya seperti jet-ski, kolam renang, water boom, guna lebih menambah minat pengunjung ke lokasi wisata ini.

alt

 

 

Kum Kum

Tempat wisata ini berada tidak terlalu jauh dari pusat Kota Palangka Raya, dengan menggunakan kendaraan roda 2 (dua) atau 4 (empat) hanya ditempuh dalam waktu kurang dari 10 (lima) menit sudah sampai di lokasi wisata tersebut. Wisata ini cocok sekali bagi mereka yang sudah berkeluarga karena disediakan pondok-pondok peristirahatan sambil menikmati suasana alam di tepian Sungai Kahayan. Di dalam lokasi kum-kum ini, selain terdapat beberapa jenis binatang seperti buaya, beruang, monyet dan beberapa jenis burung, juga terdapat beberapa permainan untuk anak-anak, dan pada hari-hari libur ditambah dengan suguhan pertunjukan hiburan musik oleh artis lokal Kota Palangka Raya.

 

 

Danau Tahai

Danau terletak di Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, 29 Km arah Barat Kota Palangka Raya ini adalah salah satu obyek wisata yang banyak mendapat kunjungan dari penduduk Palangka Raya yang ingin bersantai dan rekreasi. Tersedia beberapa fasilitas hiburan, seperti pemancingan, sepeda air, perahu motor, karaoke, jembatan gantung dan rumah makan. Danau Tahai merupakan danau tadah hujan yang tidak besar, namun dihubungi oleh beberapa sungai-sungai kecil yang cocok bagi mereka yang gemar memancing.

alt

 

 

Arboretum

Arboretum Nyaru Menteng terletak di sebelah Timur Jalan Tjilik Riwut Km 28 dari Kota Palangka Raya menuju Kota Sampit. Secara administratif terletak di wilayah Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu. Arboretum ini dibangun pada tahun 1988 merupakan bekas areal HPH yang telah dieksploitasi pada tahun 1974. Luasnya 65,2 Ha, merupakan kawasan pelestarian plasma nuftah ekosistem hutan rawa, termasuk ke type hutan tropika dataran rendah dengan kondisi tanah berawa dan bergambut. Di Arboretum ini terdapat berbagai jenis tumbuhan yang dapat digolongkan kedalam 43 famili dengan jumlah species 139 jenis, termasuk jenis tumbuhan langka. Disamping itu, di kawasan ini juga terdapat berbagai jenis burung, biawak, ular, monyet dan juga orang utan.

alt

 

 

Rumah Betang

altRumah Betang (rumah panjang, rumah besar) merupakan rumah adat Dayak. Sesuai dengan namanya rumah ini berukuran besar yang mampu menampung puluhan orang atau keluarga yang mempunyai ikatan keluarga. Rumah betang sudah jarang ditemui, namun di Kota Palangka Raya terdapat satu rumah betang yang sengaja dibangun sebagai percontohan di Jl. D.I Penjaitan Kota Palangka Raya. Pada momen-momen tertentu, di rumah betang ini sering dijadikan lokasi pertunjukan/festival budaya Dayak. Rumah betang ini juga sering dijadikan tempat/objek foto bagi sebagian masyarakat baik warga pendatang maupun lokal.

altWalaupun rumah betang sudah semakin jarang dipergunakan oleh masyarakat Dayak, namun falsafah hidup rumah betang masih tertanam dan berkembang di dalam kehidupan masyarakat Dayak. Masyarakat Dayak misalnya, sangat menghargai perbedaan dan itu cermin dalam kehidupan rumah betang dimana di dalam satu keluarga biasa terdiri dari berbagai macam kepercayaan atau agama. Seperti Islam, Kristen dan Hindu Kaharingan. Mereka dapat hidup rukun dan saling menghargai walaupun berbeda-beda kepercayaan dan agama. Kekeluargaan, kegotong royongan, persatuan dan kesatuan merupakan sikap dan prilaku kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak yang tercermin dalam falsafah hidup rumah betang.

 

 

Sandung

Di Kota Palangka Raya terdapat Sandung Ngabe Sukah, terletak di Jl. Dr. Murjani, Kecamatan Pahandut. Sandung adalah sebuah bangunan kecil yang khusus diperuntukan bagi penyimpanan tulang belulang orang yang telah meninggal setelah melalui upacara. tiwah.

 

 

 

Perahu Wisata Susur Sungai

Perahu wisata yang diberi nama Rahai’i Pangun ini, merupakan perahu wisata yang dibuat dengan konsep tradisionil-modern (hasil rancangan pembuat perahu lokal dan arsitek kapal dari perancis). Perahu wisata ini memiliki 5 (lima) dobel kabin yang terletak di bawah dek dengan 3 (tiga) kamar mandi (western style) yang sangat nyaman. Dek tengah di bagian belakang dengan dapur, ruang makan, dan tempat duduk yang dilengkapi dengan perpustakaan dan snack-bar. Dek atas dengan atap terpaulin, kursi lipat dan sofa rotan untuk bersantai dan melihat keunikan sungai di Kalimantan Tengah.

Kapal wisata ini melayani berbagai paket wisata seperti, paket liburan keluarga, jamuan makan siang, pesta ulang tahun, pertemuan/rapat, dll.

Terdapat 4 (empat) rute wisata susur sungai yang ditawarkan, yaitu:

  1. Rute Pemancingan (lokasi Danau Tundai, Sungai Rungan dan sekitarnya)
  2. Rute Wisata, atraksi burung elang (lokasi Sungai Kahayan)
  3. Rute Wisata Orang Utan (lokasi Pulau Kaja Tangkiling)
  4. Rute Wisata Pilihan (lokasi Bukit Rawi-Sandung Tmg. Surapati; lokasi pulau monyet, dll.)

alt

 

 

Peta Lokasi Wisata di Kota Palangka Raya

alt

Terakhir Diupdate Kamis, 03 Januari 2013 05:26

Peternakan

E-mail Cetak PDF

Dalam upaya pembangunan sub sektor peternakan yang dilaksanakan, merupakan upaya mewujudkan peternakan yang tangguh dan profesional, diarahkan pada usaha peningkatan populasi dan produksi ternak, serta hasil ikutannya yang merupakan sumber protein hewani, sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dipinggiran Kota dikembangkan ternak berupa babi, ayam buras dan bebek sedangkan di Kelurahan di luar Kota Palangka Raya dikembangkan ternak sapi potong, kambing dan ayam buras.

Berdasarkan Pola Pangan Harapan Hidup (PPH) Tahun 2005, di Kota Palangka Raya pada kelompok pangan hewani yang tersedia, masih belum mencapai angka sasaran yang diharapkan, yaitu hanya 64 persen dari PPH Nasional sebesar 120,4 persen. Hal ini salah satu permasalahannya adalah karena pada kelompok pangan hewani (daging dan telor) sebagian besar masih di datangkan dari luar propinsi.

 

 

Perkembangan Konsumsi Daging Tahun 2007—2009

Konsumsi Tahun Kenaikan
(%)
2007
(Kg)
2008
(Kg)
2009
(Kg)
Konsumsi Daging 2.142.687 2.188.054 2.736.054 13,87
Konsumsi Per Kapita/Tahun 11,43 11,63 14,32 12,64

 

 

PERKEMBANGAN PRODUKSI DAGING MENURUT JENIS TERNAK (Kg)

Tahun Sapi Kerbau Kambing/Domba Babi
2008 863.807,50 9.800,00 7.862,50 192.005,00
2007 722.984,00 10.069,00 17.465,00 209.943,00
2006 688.552,00 1.500,00 15.475,00 190.850,00
2005 681.183,00 1.500,00 14.200,00 183.965,00
2004 716.448,50 6.600,00 8.565,00 776.615,00

Sumber: Kota Palangka Raya Dalam Angka 2008

 

 

PERKEMBANGAN POPULASI UNGGAS (Ekor)

Tahun Ayam Kampung Ayam Broiler Itik
2008 140.774 988.449 2.841
2007 152.785 1.068.795 2.858
2006 138.767 971.529 2.499
2005 165.696 943.241 2.254
2004 112.600 529.470 1.755

Sumber: Kota Palangka Raya Dalam Angka 2008

Terakhir Diupdate Selasa, 17 Agustus 2010 11:41

Pertanian

E-mail Cetak PDF

alt

Tanaman utama yang banyak diusahakan adalah palawija, hortikultura (sayursayuran dan buah-buahan) dan sebagian tanaman padi gogo. Komoditi palawija yang banyak diusahakan adalah jagung, kacang tanah, kedelai dan ubi kayu,sayur-sayuran lainnya seperti kacang panjang, mentimun, terong, lombok, tomat, pare, bayam, sawi dan kangkung darat. Untuk tanaman buah-buahan meliputi rambutan, cempedak, nangka, jeruk, durian, mangga dan pepaya.

 

alt

 

Perkembangan Luas Lahan dan Produksi Padi Tahun 2007—2009

Komoditi Luas Lahan (Ha) Produksi (Ton)
2007 2008 2009 2007 2008 2009
Padi 300,00 380,00 418,00 608,50 615,00 743,81

Sumber: Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kota Palangka

alt

 

Luas Lahan dan Produksi Palawija Tahun 2007—2009

Komoditi Luas Lahan (Ha) Produksi (Ton)
2007 2008 2009 2007 2008 2009
Jagung 838,00 876,00 963,60 1.048,00 1.195,00 1.445,41
Kedelai 30,00 45,00 49,50 33,00 40,00 47,97
Kacang Tanah 68,00 66,00 72,60 67,00 78,00 93,97
Ubi Kayu 264,00 220,00 198,00 2.735,00 2.398,00 2.373,95
Ubi Jalar 110,00 118,00 106,20 529,00 535,00 529,18

alt

Sumber: Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kota Palangka

alt

alt  alt

 

Luas Lahan dan Produksi Sayuran Tahun 2007—2009

Komoditi Luas Lahan (Ha) Produksi (Ton)
2007 2008 2009 2007 2008 2009
Bawang Daun 112,00 155,00 170,50 222,00 250,00 302,48
Petsai/Sawi 414,00 470,00 540,50 1.018,00 1.120,00 1.355,49
Kacang Panjang 440,00 420,00 462,00 1.480,00 1.628,00 1.970,01
Cabe Besar 73,00 95,00 104,50 65,00 72,00 87,41
Cabe Rawit 200,00 222,00 244,20 182,00 210,00 253,88
Tomat 190,00 200,00 220,00 125,00 178,00 215,01
Terong 266,00 300,00 330,00 443,00 510,00 616,68
Ketimun 155,00 335,00 368,50 370,00 410,00 496,26
Kangkung 358,00 345,00 396,75 973,00 875,00 1.058,22
Bayam 498,00 445,00 489,50 621,00 525,00 634,75
Buncis 58,00 75,00 82,50 118,00 124,00 149,92
Gambas 5,00 10,00 11,00 11,00 9,00 10,89
Pare 5,00 15,00 16,50 14,00 6,00 7,26

alt

Sumber: Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kota Palangka Raya

Terakhir Diupdate Kamis, 03 Januari 2013 10:05

Perikanan

E-mail Cetak PDF

Potensi perikanan di perairan umum Kota Palangka Raya sangat banyak sekali jenisnya seperti Betok, Biawan, Belida, Baung, Sepat. Budidaya ikan dalam keramba dilakukan di sungai, danau, dan kolam dimana perkembangannya cukup menggembirakan. Budidaya keramba merupakan usaha perikanan/nelayan yang cocok untuk dikembangkan dan secara alami mudah disesuaikan dengan perairan dan musim. Beberapa pendukung usaha perikanan yang dapat dimanfaatkan antara lain:

  • Sungai dan danau sebagai tempat budidaya pembesaran
  • Balai Benih Ikan ( BBI )
  • Pasar Benih Ikan ( PBI )

alt

 

 

Perkembangan Luas Kolam dan Keramba serta Produksi Ikan di Kota Palangka Raya

Tahun Luas/Jumlah Produksi
Kolam
(Ha)
Karamba Kolam
(Ton)
Karamba
(Ton)
Perairan
Umum (Ton)
Jumlah
(Ton)
(Buah) (Ha)
2007 12,20 3.180 19,00 26,65 875,48 1.890,50 2.792,63
2008 12,50 3.120 19,20 94,80 1.152,25 1.982,30 3.229,35
2009 17,50 2.150 17,31 116,82 1.243,18 1.847,65 3.207,65

Sumber: Dinas Pertanian Kota Palangka Raya

Produksi Ikan di Kota Palangka Raya Tahun 2009

alt

alt

alt

 

Di Kota Palangka Raya terdapat lebih kurang 104 buah danau, dengan total luas sekitar 636,10 Ha. Danau–danau ini tersebar di berbagai wilayah Kota palangka Raya. Pada Kecamatan Bukit Batu terdapat 45 buah danau (281,5 Ha), Kecamatan Rakumpit 42 buah (167,6 Ha), Kecamatan Sabangau 10 buah (62 Ha), Kecamatan Pahandut 4 buah (90 Ha), dan Kecamatan Jekan Raya 3 buah (35 Ha). Masing-masing danau ini memiliki keunikan dan karakteristik sendiri. Namun secara umum, danau-danau yang ada di Kota Palangka Raya merupakan danau oxbow, dimana secara hidrologis sumber airnya atau suplai airnya berasal dari limpasan sungai utama (Sungai Kahayan dan Sungai Rungan).

 

alt

Budidaya ikan (keramba) di Danau Lutan
Sumber gambar: Survei dan Identifikasi Perairan Danau Wilayah Kota Palangka Raya, 2008

Terakhir Diupdate Kamis, 03 Januari 2013 11:42

Pertambangan

E-mail Cetak PDF

 

Aktivitas pertambangan di Kota Palangka Raya, diutamakan pada upaya peningkatan pelayanan publik dalam lingkup usaha jasa pengembangan investasi bidang pertambangan, pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya mineral dan energi. Dengan maksud dan tujuan, agar dapat memberikan secara optimal sumbangan terhadap pemberdayaan ekonomi rakyat serta mampu memfasilitasi penanggulan PETI (Pertambangan Tanpa Ijin), peningkatan bagi kemajuan perekonomian daerah, serta menunjang kontribusi terhadap PAD.

Eksploitasi mineral golongan C di dalam memenuhi permintaan pasar, terutama kebutuhan material bangunan untuk pelaksanaan pembangunan di wilayah Kota Palangka Raya dan daerah sekitarnya, selama ini disuplai oleh usaha tambang perorangan maupun badan usaha, yang saat ini masih aktif berproduksi (memiliki ijin) adalah sebanyak 14 usaha pertambangan.

Selain potensi bahan galian mineral golongan C seperti disebutkan di atas, terdapat juga jenis mineral lainnya, yaitu: Pasir Kuarsa, Kaolin, Emas dan Batu Bara.

alt

Pasir Kuarsa
Lokasi : 03-RK-23a (E-2 )
Komposisi: SiO2 (96,37%), AI2O2 (2.73%), Fe2O3(0,04%), MgO (0,05%), CaO (0,14% )Dll. seperti Na2O, K2O, H2O

Cadangan:
135 juta ton.
Dapat dimanfaatkan untuk bahan baku: industri semen, pengecoran dan bata tahan api (refraktori), pembuatan kaca, industri keramik, dll.

alt

 

alt

Kaolin
Lokasi: 03-RK-10B (A-2)
Komposisi: SiO2 (55,23%), AI2O3 (28,71%), Fe 2O3 (0,60 %), MgO (0,40%), Dll. Dibawah 1% CaO, Na2O, K2O

Cadangan :
15 Juta ton.
Dapat direkomposisi pada standar tertentu untuk bahan baku:
- Industri keramik
- Industri kertas
- Industri farmasi
- Industri karet, cat dan kosmetik, dll.

alt
Luas Area KP – SIUPD Di Kota Palangka Raya
No. Mineral Luas Area Lokasi
1. Pasir Pasang, Pasir/tanah urug 84,28 Ha Kecamatan Bukit Batu dan Kecamatan Sabangau
2. Granit, Batu Belah dan Split Granitte 10,99 Ha Kecamatan Bukit Batu
3. Tanah Kuning/Metrial Pilihan 7,96 Ha Kecamatan Bukit Batu

Sumber: Dinas Pertambangan Kota Palangka Raya

alt

Batu Bara
Lokasi : 03-RK-37a
Nilai kalori : 5190 – 5540 cal/gr
Total carbon : 39,15 %
Belerang : 0,27 %

Cadangan:
Tereka 137 juta m ton

alt

Potensi Batubara di Kecamatan Rakumpit

Endapan batubara yang terdapat di Kecamatan Rakumpit tersebar di Kelurahan Mungkubaru, Kelurahan Gaung Baru dan Kelurahan Sei Raung. Di Kelurahan Mungkubaru terdapat 2 (dua) lapisan batubara dengan ketebalan 0,5 m dan sekitar 1,5 m, sedangkan di Kelurahan Gaung Baru dan Sei Raung tebal batubara yang teramati di pinggir sungai Rungan sekitar 0,5 m, dan singkapan lainnya tidak diketahui ketebalannya karena terdapat di dasar anak cabang sungai dengan kemiringan lapisan yang relatif datar hingga sekitar 40 miring ke arah Timur. Jenis batubara tersebut berwarna hitam hingga kecoklatan, dan setempat masih terlihat adanya struktur sisa tanaman berupa ranting atau kayu.

altEmas
Lokasi: 03-RK-02ss
Komposisi pasir dan kandungan emas
plaser: Au: 9ppb, Zn: 2 ppm, Pb 2 ppm,
Cu: 1 ppm, Ag : 1 ppm

 

 

alt

alt

 

Potensi Sumber Daya Mineral di Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya
Kelurahan Batu Pasir Kuarsa Kaolin
Cadangan
Tereka
( M³ )
Cadangan Hipotik Cadangan
Tereka
(M³)
Cadangan Hipotik
Ton Ton
Mungku Baru 82.826.000 49.695.600 131.693.340 73.058.500 43.835.100 114.847.962
Bukit Sua 88.860.500 53.316.300 141.288.195 33.794.500 20.276.700 53.124.954
Petuk Barunai 40.644.500 24.386.700 64.624.755 16.421.500 9.852.900 25.814.598
Panjehang 17.292.000 10.375.200 27.494.280 - - -
Gaung Baru 17.402.000 10.441.200 27.669.180 - - -
Pager 110.564.000 66.338.400 175.796.760 108.962.000 65.337.200 171.288.264
Petuk Bukit 525 151.227.000 400.751.550 5.235.500 3.141.300 8.230.206
Jumlah 882.045.000 365.780 969.318.550 237.472.000 373.305.984 373.305.984

Sumber: Dinas Pertambangan Kota Palangka Raya

 

alt

Terakhir Diupdate Kamis, 03 Januari 2013 11:37

Help Desk Pemko

Link SKPD

   
 
 
 
 
Sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, Kota Palangka Raya sangat strategis untuk pengembangan pembangunan dibidang jasa Pendidikan..!!
  PELUANG
Anda disini Potensi